![]() |
Foto: Suhirman, Direktur Umum PDAM Lombok Timur |
Dalam surat itu disebutkan bahwa wilayah yang akan mengalami pemutusan sementara di antaranya adalah Denggen, BTN Denggen, Rakam, Bagek Longgek, Jalan Pahlawan (P) dan (S), RSS, Jalan KH. Asy'ari (P) dan (S), Sawing, Jalan Diponegoro, Lendang Bedurik, Reban Tebu, Sandubaya, Rempung, Sukamulia Timur, Dasan Lekong, Geres, Gerung, Cengok, Cego, Belet, Reriu dan Lendang Arafah.
Direktur Umum PDAM Lotim, Suhirman menjelaskan bahwa surat edaran itu disampaikan agar pelanggan bisa memaklumi kenapa layanan air tersebut dihentikan sementara pada 2 April 2021 nanti.
Penghentian sementara, itu, lanjutnya, dilakukan lantaran adanya perbaikan kebocoran pada pipa transmisi yang ada di Kecamatan Pringgasela yang langsung berhubungan dengan sumber mata air Mencerit, sehingga dampaknya sebagian suplai atau distribusi air di dalam kota akan terganggu.
"Makanya kita buat surat edaran supaya pelanggan tidak komplain dan bisa memahami kondisi ganguan teknis di PDAM, terutama distribusi air ke dalam kota," jelasnya. Rabu, 31/03/2021.
Dia optimis, dalam jangka waktu 1 x 24 Jam nanti pada saat penghentian sementara itu dilakukan, kebocoran pipa tersebut akan segera diperbaiki oleh teknisi PDAM.
Dia menghimbau para pelanggan supaya menyimpan sejumlah air cadangan untuk memenuhi keperluan selama dimatikan. Dia berharap, setelah kebocoran pipa itu diperbaiki hari Sabtu nanti, maka hari Minggunya sudah kembali normal seperti semula.
"Makanya mulai sekarang kita minta supaya pelanggan mengisi dulu Bak, Ember dan Kamar Mandinya, sehingga nanti pada saat pemutusan distribusi air dilakukan, mereka sudah ada cadangan," tutupnya. (yns)